Spiritualitas & Doa
Bruder Michael Dimond, OSB
Video ini menayangkan percakapan antara seorang aborsionis dengan seorang aktivis pro-kehidupan. Si aborsionis mengakui bahwa dirinya orang jahat.
[Aktivis pro-kehidupan:] Jahat sekali, bapak ini.
[Aborsionis dengan gunting di tangan kanan:] Iya, memang saya begitu.
Dan bahwa dia suka mengoyak-ngoyak bayi dan tidak pernah mendengarkan Kristus.
[Aborsionis:] (Menggeram)
[Aktivis pro-kehidupan:] Wah. Jadi begitu ya, cara bapak ini memperlakukan bayi-bayi?
[Aborsionis:] Iya, saya suka itu!
[Aktivis pro-kehidupan:] Bapak suka, ya?
[Aborsionis:] Iya, saya suka.
[Aktivis pro-kehidupan:] Oke. Saya harap bapak ini datang ke Kristus, pak.
[Aborsionis:] Oh, saya tidak pernah ke Kristus.
[Aktivis pro-kehidupan:] Saya harap bapak ini datang ke Kristus, pak.
[Aborsionis:] Tidak, saya tidak mau ke Kristus. Kristus itu tidak saya dengarkan.
Harap diperhatikan, ya: si aborsionis menggeram, mendesis dan berbicara dengan suara seperti Setan.
[Aktivis pro-kehidupan:] Perlu tobat, pak, soalnya bapak sudah membunuh bayi-bayi.
[Aborsionis:] Kenapa?
[Aktivis pro-kehidupan:] Soalnya itu dosa di mata Allah.
[Aborsionis:] Kenapa (bersuara serak lagi). Bau mulut.
[Aktivis pro-kehidupan:] Jahat sekali, bapak ini.
[Aborsionis:] Ya, memang saya begitu.
[Aktivis pro-kehidupan:] Saya harap juga dan doakan supaya bapak ...
[Aborsionis:] (Menggeram lagi)
[Aktivis pro-kehidupan:] Wah. Jadi begitu ya, cara bapak ini memperlakukan bayi-bayi?
[Aborsionis:] Iya, saya suka itu!
[Aktivis pro-kehidupan:] Bapak suka itu?
[Aborsionis:] Iya, saya suka.
[Aktivis pro-kehidupan:] Oke, saya harap bapak ini datang ke Kristus, pak.
[Aborsionis:] Oh, saya tidak pernah pergi ke Kristus.
[Aktivis pro-kehidupan:] Saya harap bapak ini datang ke Kristus, pak.
[Aborsionis:] Tidak, saya tidak mau pergi ke Kristus. Kristus itu tidak saya dengarkan.
[Aktivis pro-kehidupan:] Bapak, hatinya sudah gelap, lho pak.
[Aborsionis:] Ya, memang hati saya sudah gelap, memang betul.
[Aktivis pro-kehidupan:] Bapak ini hatinya sudah gelap.
[Aborsionis:] Ya memang, betul sekali itu.
[Aktivis pro-kehidupan:] Nanti Hari Pengadilan, harus menghadap Allah, lho pak.
[Aborsionis:] Ya, memang. Setiap hari.
[Aktivis pro-kehidupan:] Nanti Hari Pengadilan, harus menghadap Allah, lho pak.
[Aborsionis:] Ya, memang. Setiap hari.
[Aktivis pro-kehidupan:] Semua bayi yang sudah dibunuh bapak.
[Aborsionis:] Saya suka, saya suka ….
ABORSIONIS YANG MENDESIS & MENGANCAM AKTIVIS PRO-KEHIDUPAN DENGAN GUNTING TELAH MENINGGAL DUNIA
Ulangan 32:35: “Hak-Kulah dendam dan pembalasan ... akan segera datang apa yang telah disediakan bagi mereka.”
|